Ada “Jumanji” Kenapa Harus Selalu “Home Alone”?

Pada masa pandemi ini libur Natal dan akhir tahun Anda tentu butuh hiburan. Apalagi untuk bepergian ke daerah liburan penuh risiko dan butuh biaya tambahan untuk rapid test atau swab test.

Hiburan yang murah meriah dan aman serta menghibur slot777 login yakni menonton film. Baik via kanal televisi maupun Netflix serta menyewa atau membeli DVD movie.

Selama ini jika Anda menonton film via televisi dari tahun ke tahun hampir selalu diputar film keluarga “Home Alone” yang dibintangi seorang buah hati yang menggemaskan yakni Macaulay Culkin.

“Home Alone” berkisah perihal suasana Natal dimana sebuah keluarga besar di Amerika Serikat selalu bepergian pada liburan Natal. Melainkan selalu membawa kesialan bagi Kevin si bungsu yang selalu terpisah dari keluarganya sehingga membikin liburan keluarga awut-awutan. Sebaliknya si Kevin malah bahagia dengan petualangannya sendiri dalam menghadapi dua perampok sial yang berharap menyatroni rumahnya.

Film “Home Alone” ini benar-benar sukses di pasaran hingga dibuat tiga sekuel dari “Home Alone ” 1 hingga 3. Sebab film ini hampir selalu diputar tiap tahun tentu menjadi membosankan dan kurang menghibur.

Ketimbang stasiun televisi selalu mengulang memutar film “Home Alone” meski kadang divariasi secara bergantian seri 1, 2 dan 3 cobalah berinisiatif untuk berganti genre film.

Salah satu film yang saya rekomendasikan yakni “Jumanji” yang diperankan oleh Robin Williams. Film ini memang tidak mengambil setting bertepatan dengan liburan Natal tapi benar-benar menghibur bagi segala keluarga.

Film “Jumanji” berkisah perihal sebuah kotak permainan kuno yang tergolek di gudang. Jika buah hati-buah hati memainkan kotak permainan ini seolah-olah mereka akan tersedot masuk ke dalam petualangan dan memerankan salah satu tokohnya.

Film “Jumanji” juga sudah tersedia dua sekuel yang keduanya benar-benar menghibur dan memberikan sensasi petualangan yang mengasyikan.

Sebagian anjuran film pengganti “Home Alone” dapat dipilih seperti “The Polar Express” yang berkisah buah hati-buah hati berpetualang dengan menumpang kereta api, “Beethoven” kisah seekor anjing yang lucu, “Finding Nemo” film animasi yang baik, “Charlie and the Chocolate Company” petualangan seorang buah hati di negeri coklat atau sekuel “Harry Porter” dan “The Lord of the Ring”.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.